Pengaruh Senam Poco-Poco Untuk Melawan Dimensia

Authors

  • Dewinta Ayu Nastiti Universitas Mulwarman
  • Nurul Khamdiniyati Universitas Mulwarman
  • Mega Puspita Latisi Universitas Mulwarman
  • Lola Aprilia Universitas Mulwarman
  • Imaculata Asvarenda Nessya Universitas Mulwarman

DOI:

https://doi.org/10.30872/psikostudia.v4i1.2268

Keywords:

dimensia, senam poco-poco.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam poco-poco untuk memerangi demensia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan rancangan penelitian eksperimen Treatment by level design (pola T-L) dengan memberikan treatment secara berturut-turut kepada kelompok yang sama. Pada penelitian ini sample yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Sample dalam penelitian ini adalah member sanggar senam olah bebaya sebanyak 20 orang, kelompok eksperimen 10 orang dan kelompok kontrol 10 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Short Portable Mental Status Questionare (SPMSQ). Hasil penelitian ini adalah pada kelompok eksperimen dengan hasil mean pre-test 9.10 dan untuk mean post-test 10.90 sehingga dapat dilihat adanya peningkatan daya ingat dari sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan sebesar 1.8. Nilai t hitung sebesar -4.630 < 1.860 dan nilai value 0.001. Hal ini membuktikan bahwa terjadi peningkatan pada daya ingat member. Member yang awalnya belum mampu untuk mengingat suatu hal setelah mengikuti kegiatan senam poco-poco ini kemudian mampu untuk mengingat kembali. Sedangkan pada kelompok kontrol dengan hasil mean pre-test 9.50 dan untuk mean post-test 9.30 sehingga dapat dilihat adanya penurunan daya ingat pada kelompok kontrol tanpa adanya perlakuan sebesar 0.2 dan nilai t hitung sebesar 1.500 < t tabel 1.860 dengan p value = 0.168 > 0.05.

References

Alicia, N., Pandu, R., Rahardjo, T. B. W., dan Kusumadjati, A. 2013. Aktivitas Bermusik Sepanjang Hidup dan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia. Jurnal Kesmas, Vol. 7 Nomor 7, Februari 2013.

Ambardini, R. L. 2012. Pendidikan Jasmani dan Prestasi Akademik: Tinjauan Neurosains.Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Arikunto, S. 2002. ProsedurPenelitian, SuatuPendekatanPraktek. Jakarta: PT. RinekaCipta.

Atun, M. 2010. Lansia Sehat dan Bugar. Yogyakata: Kreasi Wacana.

Azwar, S. 2004. MetodePenelitian. Yogyakarta: PustakaPelajar.

Azwar, S. 2004. ReliabilitasdanValiditas. Yogyakarta: PustakaPelajar.

Bungin, B. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu–Ilmu Sosial Lainnya, Edisi pertama, cetakan Pertama, Jakarta: Prenada Media.

Harold, I., Kaplan, M., Sadock, B. J., dan Sadock, J. A. 2010. Sinopsis Psikiatri Ilmu Pengetahuan Perilaku Psikiatri Klinis.Jakarta: Binarupa Aksara.

Hartati, S. dan Widayanti, C. G. 2010. Clock Drawing: Asesmen untuk Demensia (Studi Deskriptif pada Orang Lanjut Usia Di Kota Sementara). Jurnal Psikologi Undip, Vol. 7, No. 1. Semarang: Universitas Diponegoro.

Hidayaty, D. F. 2012. Hubungan Aktivitas Fisik dan Aktivitas Kognitif Terhadap Kejadian Demensia Pada Lansia di Kelurahan Suka Bumi Selatan. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Juliati, R. dan Budiono, A. 2008. Demensia. Pekanbaru: Universitas Riau.

Kartikasari, D. dan Handayani, F. 2012. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia Pada Lansia Demensia Oleh Keluarga. Jurnal Nursing Studies, Vol.1 No. 1, Hal. 175-182.

Latipun. 2008. PsikologiEksperimen, Edisikedua. Malang: UPT Penerbit Universitas Muhammadiyah.

Linden, E., Wibowo, Y.I., dan Setiawan, E. 2008.Serba Serbi Gangguan Kesehatan Pada Lanjut Usia. Universitas Surabaya: PIOLK Press.

Mardjono, M. dan Sidharta, P. 2010. Neurologi Klinis Dasar. Edisi Kedua. Jakarta: Penerbit Balai Penerbit FKUI.

Margono, S. 2005. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Maskim, R. 2013. Diagnosis Gangguan Jiwa. Jakarta: PT. Nuh Jaya.

Muhadjir, N. 1996.Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Nasution, Mustafa E., & Usman, Hardius. 2006. Proses PenelitianKuantitatif. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Nasution, S. 2003. Metode Research: PenelitianIlmiah. Jakarta: Bumi Aksara.

Nugroho, W. 2008. Keperawatan Gerontik dan Geratrik. Jakarta: EGC.

Nugroho, W. 2008. Keperawatan Gerontik dan Geriantik. Jakarta: EGC.

Ratey, J. 2008.The Revolutionary New Science of Exercise and the Brain. New York: Little Brown and Company.

Saryono. 2013. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Nuha Medika.

Setiawan, R. A. 2014. Pengaruh Senam Otak Dengan Fungsi Kognitif Lansia Demensia Di Panti Wredha Darma Bakti Kasih Surakarta. Skripsi. Surakarta: Stikes Kusuma Husada.

Setiawan, R. A., Safitri, W., dan Setiyajati, A. 2015. Pengaruh Senam Otak Dengan Fungsi Kognitif Lansia Demensia Di Panti Wredha Darma Bakti Kasih Surakarta. Jurnal. Surakarta: Stikes Kusuma Husada.

Sopiyudin, D. M. 2013. Statistik Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Jakarta: Penerbit Salemba Medica.

Sugiyono. 2013. Memahami Penelitian Kualitatif. Cetakan Kedelapan. Bandung: Alfabeta.

Suroto. 2004. Pengertian Senam, Manfaat Senam dan Urutan Gerakan. Buku Pegangan Kuliah. Semarang: Universitas Diponegoro.

Tandow, H. 2010. Perbandingan Gangguan Memori Antara Pasien Stroke Hemisfer Kanan dan Kiri. Jurnal. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Tantomi, A. I., Baabdullah, A. O., dan Sagita, A. 2010. Tren Fenomena Pikun Usia Dini Sebagai Dugaan Awal Gejala Demensia di Kota Malang. Jurnal Penelitian. Malang: Universitas Islam Malang.

Triwibono, H. dan Puspitasari, K. 2012. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia di Desa Tanjungan Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto.

Untari, I. 2015. Kajian Tingkat Dimensia Pada Lansia di Panti Wredha Darma Bakti Surakarta. Jurnal Penelitian, Vol.12. Surakarta: STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Untari, I. dan Sarifah, S. 2014. Efektifitas Senam Cegah Pikun Up Brain’s Game Terhadap Peningkatan Daya Ingat Pada Lansia. Jurnal. Surakarta: STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta.

Verghese, J., Lipton, R.B., Katz, M.J. 2003. Leisure Activities and the Risk of Dementia in the Elderly. The New England Journal of Medicine.

Downloads

Published

2015-06-15